tanya dokter keputihan
6 April 2020

Memiliki Masalah di Organ Kewanitaan? Yuk Tanya Dokter Keputihan dan Menstruasi!

By oRiN

Punya anak perempuan itu sebenarnya enak banget. Tapi banyak juga yang bikin kita cemas gak karuan. Salah satunya kalau sudah menyangkut organ reproduksi. Misal tiap kali anak menstruasi, saya selalu cerewet… “Jangan lupa sering-sering ganti kalau sudah penuh. Kalau ada yang kerasa sakit, buru-buru bilang. Jangan disembunyikan”, dan lain sebagainya. Anak pertama saya mendapatkan menstruasi pertamanya di usia 13 tahun. Sementara anak kedua sampai di usianya yang ke 12 tahun ini masih belum menstruasi. Meski begitu, saya sudah mewanti-wanti kalau sebentar lagi anak kedua juga akan mengalami menstruasi. Tidak lupa saya juga bilang kalau organ kewanitaan yang mereka miliki, yaitu vagina hingga leher rahim perlu dijaga kesehatannya. Kesehatan vagina sendiri sangat erat kaitannya dengan siklus menstruasi pada wanita yang terjadi satu bulan sekali atau 25 hingga 35 hari sekali. Selain proses menstruasi, wanita juga bisa mengalami keputihan yang sebenarnya adalah proses alami di dalam tubuh. Tetapi beberapa jenis keputihan juga bisa disebabkan oleh virus atau bakteri sehingga membawa masalah kesehatan lainnya. Untuk memastikan kesehatan organ kewanitaan dari kedua proses tersebut, tak ada salahnya para wanita¬†tanya dokter keputihan dan menstruasi untuk membantu memberikan informasi jika memiliki masalah kesehatan.

Sebagai tambahan wawasan Anda para wanita, khususnya para remaja yang baru saja mendapatkan siklus menstruasinya, mengetahui mengenai siklus menstruasi dan cara kerja rahim dalam menghasilkan sel telur yang nantinya menjadi bakal janin merupakan hal yang sangat penting. Dengan wawasan tersebut Anda dapat memperhatikan siklus menstruasi sehingga dapat mengetahui jika ada masalah yang terjadi. Dengan deteksi dini dari wawasan yang dimiliki, diharapkan Anda dapat melakukan pencegahan terhadap terjadinya penyakit tertentu di organ kewanitaan ataupun di organ reproduksi.

Siklus menstruasi diawali dengan pembentukan dinding rahim dengan jaringan-jaringan lembut yang nantinya akan menjadi tempat menempel embrio bakal janin. Sembari mempersiapkan rahim, tuba falopi memproduksi sel telur. Setelah sel telur matang, dinding rahim pun siap jika sewaktu-waktu terjadi pembuahan dan tercipta embrio yang akan ditempelkan sehingga menjadi masa kehamilan. Akan tetapi jika selama masa subur tersebut tidak terjadi pembuahan, maka sel telur akan luruh bersama dengan luruhnya dinding rahim. Proses luruhnya sel telur dan dinding rahim inilah yang disebut dengan menstruasi.

Menstruasi adalah proses vagina mengeluarkan darah selama 5 hingga 14 hari. Pada masa ini tentu wanita harus menjaga organ kewanitaannya dengan lebih ekstra karena timbunan darah di pembalut dapat mengakibatkan terjadinya sarang bakteri penyebab penyakit. Anda perlu sering-sering mengganti pembalut untuk menjaga organ kewanitaan tetap bersih. Setelah masa menstruasi selesai, wanita juga masih bisa mengalami masa keputihan di antara siklus menstruasi. Keputihan tersebut adalah keluarnya cairan putih kental dari vagina. Cairan tersebut merupakan cairan yang diproduksi dalam tubuh untuk menjaga area leher rahim dari bakteri sehingga keputihan sendiri sebenarnya adalah hal yang normal terjadi.

Beberapa kasus keputihan menjadi lebih pekat dengan warna kuning atau kehijauan. Cairan yang keluar juga memiliki bau yang tidak sedap sehingga membuat Anda kurang percaya diri. Inilah yang disebut keputihan tidak normal dan disebabkan oleh adanya virus atau bakteri di dalam organ kewanitaan. Biasanya keputihan tidak normal akan menghilang dengan sendirinya seiring dengan kekuatan tubuh untuk melawan virus. Namun jika keputihan terus terjadi hingga mengganggu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kebidanan dan kandungan.

Untuk tanya dokter keputihan dan menstruasi yang mudah dan cepat, Anda kini dapat memanfaatkan Halodoc yang merupakan sebuah aplikasi online kesehatan. Halodoc memungkinkan Anda untuk berkomunikasi dengan dokter spesialis perihal masalah kesehatan yang dimiliki. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari rumah saja tanpa perlu bertemu dokter secara langsung. Akan tetapi jika Anda ingin memeriksakan diri, Halodoc juga menyediakan akses untuk pendaftaran online ke dokter spesialis yang diinginkan.