Pentingnya Memiliki Asuransi Kesehatan untuk Perlindungan Keluarga

Beberapa hari yang lalu, saya menengok kedua orang paman yang sedang ditimpa musibah. Paman yang satu baru saja terserang stroke, sementara paman yang satu lagi gagal ginjal. Dua buah penyakit yang cukup berat menurut saya. Padahal usia mereka berdua terbilang masih muda, masih berada dalam usia produktif. Dua-duanya juga belum pensiun. Yang terbayang pertama kali ketika saya mendapat kabar mengenai penyakit kedua paman saya adalah… bagaimana dengan biayanya? Ya, bukan rahasia lagi kalau penyakit seperti ini memang memakan biaya yang cukup besar. Terlebih jika kita tidak memiliki asuransi sama sekali. Kesadaran berasuransi di Indonesia masih masuk dalam kategori rendah. Hal ini karena hanya 10% masyarakat Indonesia menggunakan dana pengeluaran untuk asuransi. Bahkan masih ada sekitar 95 juta orang yang tidak memiliki asuransi sama sekali. Fakta ini memang cukup mengkhawatirkan, mengingat asuransi memiliki peranan penting dalam kehidupan, terlebih bagi keluarga.

Asuransi

Keuntungan memiliki asuransi adalah memberikan perlindungan jika sesuatu yang kurang menyenangkan terjadi. Bagi yang sibuk bekerja, kuliah, atau sekolah tentu membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit untuk tetap produktif. Terkadang kita bisa lupa tentang perlindungan diri sendiri karena terlalu aktif bekerja. Pada kondisi ini, peran perlindungan seperti asuransi sangat dibutuhkan.

Harus kita sadari juga, bahwa kemampuan manusia untuk tetap produktif ada batasnya. Sejauh mana kita bisa tetap menghasilkan pendapatan? Apakah hingga usia pensiun? Apakah ada jaminan akan hal tersebut? Jika sudah memasuki usia pensiun kita mungkin hanya bisa mengandalkan pendapatan pasif saja. Padahal ancaman terhadap kesehatan diri dan keluarga akan semakin besar seiring berkurangnya kemampuan kita untuk tetap produktif.

Menjaga anggota keluarga dari hal yang tidak diinginkan bisa dilakukan dengan menggunakan asuransi, salah satunya adalah asuransi keluarga. Jenis asuransi ini banyak memberikan manfaat bagi penggunanya, seperti premi yang tergolong murah dan menyediakan fasilitas kesehatan yang lengkap.

Mengenal pentingnya Asuransi untuk Keluarga

Dalam rangka memberikan perlindungan pada diri sendiri dan keluarga, memiliki asuransi adalah langkah yang tepat. Asuransi untuk keluarga bisa memenuhi kebutuhan seluruh anggota hanya dengan mengurus satu akun polis saja. Jadi misalnya kita memiliki 3 anak dan 1 istri, waktu yang dibutuhkan untuk mengurus akun polis hanya satu kali saja. Tidak perlu membuatkan akun untuk 4 anggota keluarga lainnya. Selain itu biaya administrasi yang dikeluarkan hanya untuk satu akun saja, sehingga kita bisa lebih berhemat.

Walau hanya menggunakan satu akun polis, namun untuk premi setiap anggota keluarga akan berbeda. Besaran premi ibu dan ayah tentu akan lebih besar dari anak-anaknya. Hal ini yang membuat biaya asuransi keluarga lebih murah, karena seluruh biaya satu keluarga ditanggung oleh orang tua saja

Manfaat asuransi keluarga masih sama dengan asuransi individu. Seluruh anggota keluarga akan mendapatkan manfaat dari fasilitas kesehatan seperti rawat inap, ICU, serta pengobatan atau perawatan setelah rawat inap. Bahkan beberapa asuransi keluarga menyediakan juga rawat jalan, kesehatan gigi, hingga melahirkan. Ketika kita akan melakukan klaim, tidak ada perbedaan antara asuransi keluarga maupun asuransi individu. Metode yang digunakan tetap sama, bisa dengan tunai dan non tunai saat proses reimbursenya.

Hal Yang Perlu Diingat Sebelum Memilih Asuransi Keluarga

Asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan bagi keluarga bisa dikatakan adalah perlindungan terkuat. Hal ini untuk memastikan keluarga kita memiliki “modal” yang dibutuhkan jika ada anggota yang mengalami sakit atau kejadian tidak terduga. Namun dalam pemilihan asuransi kesehatan kita tidak boleh sembarangan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Klaim non tunai atau cashless
Demi kenyamanan ketika menggunakan manfaat asuransi, kita bisa memilih sistem non tunai. Dengan demikian kita tidak perlu repot-repot mengurus banyak prosedur ketika akan melakukan reimburse. Saat ini hampir semua perbankan mengeluarkan produk digital yang memudahkan kita dalam proses klaim asuransi.

2. Asuransi kesehatan keluarga murni
Ketika menggunakan asuransi untuk keluarga, pilihlah jenis asuransi kesehatan murni bukan asuransi jiwa. Karena asuransi jiwa tersebut membuat premi yang kita setorkan terbagi dalam asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Oleh karena itu pastikan apa yang menjadi kebutuhan utama kita dalam memilih asuransi untuk perlindungan keluarga.

3. Jaringan rumah sakit
Asuransi kesehatan keluarga harus memberikan jaminan perlindungan kesehatan kapanpun dibutuhkan. Gangguan kesehatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, oleh karena itu kita harus memiliki asuransi keluarga yang memiliki jaringan rumah sakit yang luas. Dengan begitu kita tidak kesulitan mencari rumah sakit yang telah bekerja sama dengan asuransi pilihan. Perawatan dan pengobatan bisa segera dilakukan, sehingga anggota keluarga bisa cepat pulih kembali.

4. Rawat inap sebagai prioritas
Kita juga harus bisa memilih jenis asuransi keluarga yang memberikan jaminan rawat inap lebih. Karena biaya rawat inap tentu lebih mahal dari rawat jalan, sedangkan suatu saat nanti kita pasti membutuhkan fasilitas ini.

Share on Facebook
Leave a Reply

Leave a Reply